Fave launches BNPL service in Singapore, Malaysia

FavePay Later offers interest-free flexible payments on the Fave app.

Fintech firm Fave is launching its buy now, pay later (BNPL) service in Singapore and Malaysia, an announcement read.

FavePay Later offers interest-free flexible payments on the Fave app. Eligible users will be able to split purchases over three equal, interest-free installments. Repayments will be automatically drawn every month, with no fees charged for on-time payments.

Customers can also earn up to 10% cashback with every purchase.

FavePay Later is available to pay at over 40,000 stores across Singapore and Malaysia, including Pandora, Marks & Spencer, Best Denki, Puma and GNC.

Fave will extend its BNPL service to some of the largest online commerce companies in Southeast Asia within the latter half of 2021, it said.

Follow the link s for more news on

Pembekuan pendanaan menghantam penyedia layanan BNPL

Investor semakin sedikit mengalirkan dana ke penyedia layanan BNPL yang sudah menghadapi keuntungan margin yang tipis.

HSBC: Aliansi bank-fintech merupakan win-win

Pemberi pinjaman dapat belajar dari teknologi disruptif sambil membantu mereka mematuhi regulasi.

Tokenisasi aset perdagangan untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan

Teknologi blockchain dapat mendesentralisasikan operasi keuangan dan mempermudah akses kredit.

BCA menjalankan komitmen terhadap keuangan berkelanjutan

Bank asal Indonesia ini mempertimbangkan aspek lingkungan dan tata kelola dalam keputusan pemberian pinjaman.

Mengapa UNOBank mendorong embedded finance tumbuh di Filipina

Bagi UNOBank, banking interface terpadu adalah strategi pertumbuhan sekaligus upaya inklusi keuangan.

OCBC mencoba mengurangi kesenjangan manfaat bagi agen properti di Singapura

Produk terbarunya menawarkan manfaat finansial di bidang perbankan, asuransi, dan perdagangan.

Upaya Malaysia menjadi anggota BRICS untuk mendorong perombakan sistem perbankan

Namun, tantangan muncul ketika menjauh dari ketergantungan pada AS dan SWIFT.

Platform pembayaran PingPong memperoleh lisensi PJP di Indonesia

PingPong mengincar ekspansi ke pasar ekspor senilai $320 miliar di negara tersebut.

Merger dan penutupan mengancam 3.800 bank di area pedesaan Cina

Sekitar 70 bank di area tersebut telah merger sejak 2023.