Photo courtesy of Digido.

Filipinos spent 9 years in total using digital lending apps in 2022

Over 2.3 million users actively used a digital lending platform at least once a month.

Filipinos in total spent nine years using digital lending applications, according to data gathered by consumer credit service Digido.

Over 2.3 million active users in the Philippines reportedly spent a total of 75,305 hours using lending apps in 2022, according to Digido’s analysis of the ten digital lending platforms in the country.

These platforms now have a combined total of 14.2 million downloads as of December 2022. This is 2.2% higher compared to November 2022, and a 35.2% rise compared to December 2021.

ALSO READ: China reopening to push up demand for retail loans: analyst

The number of active users is equal to at least 3.2% of the local adult population, based on United Nations estimates, meaning that 1 in 30 adult Filipinos access digital lending services at least once a month.

Average monthly duration of use session of these apps ended at 12 minutes and 46 seconds whilst duration of one session per user was at one minute and 14 seconds.

Pembekuan pendanaan menghantam penyedia layanan BNPL

Investor semakin sedikit mengalirkan dana ke penyedia layanan BNPL yang sudah menghadapi keuntungan margin yang tipis.

HSBC: Aliansi bank-fintech merupakan win-win

Pemberi pinjaman dapat belajar dari teknologi disruptif sambil membantu mereka mematuhi regulasi.

Tokenisasi aset perdagangan untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan

Teknologi blockchain dapat mendesentralisasikan operasi keuangan dan mempermudah akses kredit.

BCA menjalankan komitmen terhadap keuangan berkelanjutan

Bank asal Indonesia ini mempertimbangkan aspek lingkungan dan tata kelola dalam keputusan pemberian pinjaman.

Mengapa UNOBank mendorong embedded finance tumbuh di Filipina

Bagi UNOBank, banking interface terpadu adalah strategi pertumbuhan sekaligus upaya inklusi keuangan.

OCBC mencoba mengurangi kesenjangan manfaat bagi agen properti di Singapura

Produk terbarunya menawarkan manfaat finansial di bidang perbankan, asuransi, dan perdagangan.

Upaya Malaysia menjadi anggota BRICS untuk mendorong perombakan sistem perbankan

Namun, tantangan muncul ketika menjauh dari ketergantungan pada AS dan SWIFT.

Platform pembayaran PingPong memperoleh lisensi PJP di Indonesia

PingPong mengincar ekspansi ke pasar ekspor senilai $320 miliar di negara tersebut.

Merger dan penutupan mengancam 3.800 bank di area pedesaan Cina

Sekitar 70 bank di area tersebut telah merger sejak 2023.