144 views

ANZ appoints Anna Green as CEO Philippines

ANZ announced the appointment of Anna Green as CEO Philippines, reporting to David Green, CEO Singapore and Head of South East Asia, India and Middle East.

Ms Green, who joined ANZ in 2004, is currently CEO for ANZ Laos. Prior to this she has held senior risk and regulatory roles with ANZ across the region, and also practiced international banking and finance law in Sydney and London.

David Green said: “We have a strong franchise in the Philippines where local corporate and financial institutions are increasingly looking for business opportunities across ANZ’s network in Australia, New Zealand and Asia.

“Anna’s country leadership experience and strong connections across the ASEAN region make her the ideal candidate to lead the team here. Her skills and experience will be extremely valuable in driving our business in the Philippines,” said Mr Green.

Subject to regulatory approval, Ms Green will commence in the role on 1 August 2017. 

Pembekuan pendanaan menghantam penyedia layanan BNPL

Investor semakin sedikit mengalirkan dana ke penyedia layanan BNPL yang sudah menghadapi keuntungan margin yang tipis.

HSBC: Aliansi bank-fintech merupakan win-win

Pemberi pinjaman dapat belajar dari teknologi disruptif sambil membantu mereka mematuhi regulasi.

Tokenisasi aset perdagangan untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan

Teknologi blockchain dapat mendesentralisasikan operasi keuangan dan mempermudah akses kredit.

BCA menjalankan komitmen terhadap keuangan berkelanjutan

Bank asal Indonesia ini mempertimbangkan aspek lingkungan dan tata kelola dalam keputusan pemberian pinjaman.

Mengapa UNOBank mendorong embedded finance tumbuh di Filipina

Bagi UNOBank, banking interface terpadu adalah strategi pertumbuhan sekaligus upaya inklusi keuangan.

OCBC mencoba mengurangi kesenjangan manfaat bagi agen properti di Singapura

Produk terbarunya menawarkan manfaat finansial di bidang perbankan, asuransi, dan perdagangan.

Upaya Malaysia menjadi anggota BRICS untuk mendorong perombakan sistem perbankan

Namun, tantangan muncul ketika menjauh dari ketergantungan pada AS dan SWIFT.

Platform pembayaran PingPong memperoleh lisensi PJP di Indonesia

PingPong mengincar ekspansi ke pasar ekspor senilai $320 miliar di negara tersebut.

Merger dan penutupan mengancam 3.800 bank di area pedesaan Cina

Sekitar 70 bank di area tersebut telah merger sejak 2023.